![]() |
| foto: finansial.detik.com |
Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini (21/01/2016) meresmikan dimulainya pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Lokasi groundbreaking berada di kebun teh Walini, Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat. Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142 km akan dimulai pembanguannya hari ini. Kereta cepat ini akan menghubungkan Stasiun Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur-Stasiun Tegalluar (seberang Gede Bage) di Bandung.
Pembanguan kereta api cepat Jakarta-Bandung bakal terintegrasi dengan jalur light rail transit (LRT) yang akan dibangun Pemkot Bandung.
Kereta cepat (high speed) Jakarta–Bandung mendapat respon positif dari para pengembang properti. Terutama pengembangan kawasan properti di jalur kereta cepat yang menghubungkan Halim-Karawang-Walini-Gedebage. Salah satu di daerah Gedebage dan kawasan Bandung Timur tempat Stasiun dan Depo KA cepat berada, apa lagi Pemerintah Kota Bandung sedang mengembangkan kawasan terpadu bernama Teknopolis Gedebage. Kawasan ini akan punya banyak sarana yang terintegrasi.
Jalur kereta cepat Jakarta-Bandung juga akan mendorong perkembangan industri pariwisata dengan kuat, dengan menarik lebih banyak wisatawan berkunjung ke kota Bandung. Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mengajukan rencana pembangunan 8 jalur atau trase angkutan massal berbasis kereta atau Light Rail Transit (LRT) yang melintasi kawasan Bandung Raya. Rencananya, ada 14 main station atau stasiun utama.
Selain pariwasata salah satu sektor lain yang akan berkembangan adalah Perumahan di dekat stasion kereta api cepat dan tentunya Kawasan TOD (transit oriented development).
Ingin tahu perumahan mana di Bandung dekat
dengan stasion dan TOD kereta cepat?
Silakan hubungi :
